Mediaciber.net.Kediri
Minggu pagi (27/9/2026) menjadi momentum berbeda bagi masyarakat Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri. Untuk pertama kalinya, Car Free Day (CFD) Wates digelar dan langsung disambut antusias masyarakat.
Sejak pagi, ruas Jalan Wates, mulai dari Bundaran Wates hingga kawasan Tri Jaya Motor, berubah wajah. Jalan yang biasanya dipadati kendaraan untuk sementara disulap menjadi ruang publik yang hidup.
Warga datang untuk berolahraga, bersepeda, berjalan santai, menikmati kuliner, hingga menghabiskan waktu bersama keluarga. Di sisi lain, deretan pelaku UMKM memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkenalkan sekaligus menjajakan produk mereka.
CFD perdana ini bukan sekadar agenda menutup jalan dari kendaraan. Ada misi yang lebih besar di baliknya, yakni menghadirkan ruang publik bagi masyarakat sekaligus membuka peluang baru bagi perekonomian warga Wates.
Ketua Panitia CFD Wates, Ahmad Sultan Arifuddin, mengatakan kegiatan tersebut ke depan tidak hanya akan menjadi ruang bagi pelaku UMKM. Panitia juga menyiapkan keterlibatan pelajar sebagai bagian dari aktivitas yang akan mengisi CFD pada pelaksanaan berikutnya.
Potensi tersebut cukup besar. Sebab, kawasan Wates memiliki banyak lembaga pendidikan dengan sekitar 5.000 siswa yang setiap hari beraktivitas, mulai tingkat SD, SMP, SMK hingga pondok pesantren.
“Pelajar nantinya tidak hanya menjadi pengunjung. Kami ingin memberikan ruang agar mereka bisa terlibat dan mengembangkan potensi maupun aktivitas yang mereka miliki,” kata Ahmad.
Keterlibatan pelajar diharapkan membuat CFD Wates memiliki aktivitas yang semakin beragam. Selain olahraga dan UMKM, kawasan tersebut nantinya dapat menjadi ruang bagi generasi muda untuk menampilkan kreativitas maupun kegiatan positif lainnya.
Ahmad menambahkan, apabila pelaksanaan awal berjalan baik, CFD Wates ditargetkan dapat digelar secara rutin setiap pekan. Pelaksanaannya akan menyesuaikan kesiapan panitia serta hasil evaluasi kegiatan.












