Kirab Kebangsaan di nDalem Pojok, Pelajar SMPN 1 Wates Tanamkan Semangat Konstitusi dan Cinta Tanah Air

admin
Img 20260820 Wa0007

Ia berharap kegiatan semacam itu dapat terus dilaksanakan dan melibatkan lebih banyak generasi muda. Menurutnya, pelajar merupakan generasi penerus yang memiliki tanggung jawab untuk menjaga persatuan Indonesia di tengah keberagaman.

“Pesan yang ingin kami tanamkan kepada siswa adalah bahwa kemerdekaan dan berdirinya negara ini merupakan hasil perjuangan panjang. Karena itu, tugas generasi sekarang adalah menjaga persatuan, menghormati perbedaan, memahami konstitusi dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Harian Situs Persada Sukarno nDalem Pojok, Kushartono, menjelaskan bahwa peringatan Hari Konstitusi di nDalem Pojok telah rutin digelar sejak 2018. Namun, Kirab Kebangsaan yang melibatkan lintas komunitas secara besar-besaran baru pertama kali dilaksanakan.

Menurut Kushartono, peringatan 18 Agustus penting untuk menjadi sarana edukasi sejarah kepada masyarakat. Hari Konstitusi ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 18 Tahun 2008.

Ia menilai terdapat kesinambungan sejarah antara 17 Agustus 1945 dan 18 Agustus 1945. Jika 17 Agustus menjadi momentum Proklamasi Kemerdekaan, maka pada 18 Agustus 1945 konstitusi negara disahkan dan Presiden serta Wakil Presiden dipilih.

“Di bulan Agustus ini ada dua hari besar: Hari Proklamasi Kemerdekaan pada 17 Agustus, dan Hari Konstitusi atau Hari Berdirinya NKRI pada 18 Agustus,” kata Kushartono.

Ia menyebut gagasan mengenai 18 Agustus sebagai Hari Berdirinya NKRI telah melalui kajian dan diskusi bersama sejumlah tokoh, termasuk sejarawan Prof. Anhar Gonggong dan pakar hukum tata negara Prof. Jimly Asshiddiqie.

Pihak Situs Persada Sukarno nDalem Pojok bersama Persaudaraan Cinta Tanah Air Indonesia juga telah menyampaikan usulan kepada Presiden agar 18 Agustus tidak hanya diperingati sebagai Hari Konstitusi, tetapi juga mendapatkan penguatan makna sebagai Hari Berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Kirab Kebangsaan di nDalem Pojok akhirnya menjadi lebih dari sekadar peringatan. Di tengah derap langkah para pelajar dan masyarakat, kibaran Merah Putih, lantunan doa lintas agama, serta simbol-simbol negara, kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa kemerdekaan, konstitusi, Pancasila dan persatuan merupakan fondasi yang harus terus dijaga oleh setiap generasi.(sinyo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maling yo..!!