Mediaciber.net.Kediri
Bukan sekadar seremoni peringatan HUT ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kodim 0809/Kediri memilih menerjemahkan momentum tersebut dalam aksi nyata. Ribuan manfaat sosial digerakkan melalui kegiatan Bhakti Sosial (Baksos) dan Bhakti Kesehatan (Bakkes) yang dipusatkan di kawasan Monumen Simpang Lima Gumul (SLG), Desa Tugurejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, Minggu (20/9/2026).
Sekitar 300 peserta ambil bagian dalam kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut. Di tengah hiruk-pikuk kawasan SLG, personel TNI bersama berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat turun langsung memberikan pelayanan kesehatan hingga bantuan kebutuhan pokok.
Kegiatan dipimpin Dandim 0809/Kediri Letkol Inf Dhavid Nur Hadiansyah, S.Sos., M.A.P., yang diwakili Kasdim 0809/Kediri Mayor Inf Yuliadi Purnomo.
Hadir dalam kegiatan tersebut Danyonif 521/DY Letkol Inf Rahadyan Surya Murdata, S.E., M.I.P., Pabung Kodim 0809/Kediri Mayor Inf Ngatari, perwakilan Kapolres Kediri Kota dan Kapolres Kediri, Sekda Kabupaten Kediri M. Sholikin, M.A.P., perwakilan Danbrigif 16/WY, Kaban Kesbangpol Kabupaten Kediri Yuli Marwantoko, S.E., M.M., anggota DPRD Kabupaten Kediri Agus Abadi, Ketua Dekopinda Kabupaten Kediri H. Buat Santoso, jajaran kepala OPD Kabupaten dan Kota Kediri, para Pasi dan Danramil jajaran Kodim 0809/Kediri, serta personel Kodim 0809/Kediri, Brigif 16/WY dan Yonif 521/DY.
Kasdim 0809/Kediri Mayor Inf Yuliadi Purnomo menegaskan, Baksos dan Bakkes menjadi bentuk kepedulian TNI sekaligus upaya memperkuat hubungan dengan masyarakat.
Menurutnya, kegiatan serupa dilaksanakan secara serentak di berbagai wilayah dan pangkalan satuan TNI di seluruh Indonesia sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI tahun 2026.
“Kegiatan Bhakti Sosial dan Bhakti Kesehatan dalam rangka HUT ke-81 TNI Tahun 2026 dilaksanakan secara serentak di berbagai wilayah dan pangkalan satuan TNI di seluruh Indonesia,” ujarnya.
Di Kediri, kawasan Monumen SLG dipilih sebagai pusat kegiatan. Sejumlah layanan disiapkan, mulai dari pelayanan kesehatan gratis, pengobatan massal, donor darah hingga pembagian paket sembako bagi masyarakat yang membutuhkan.
Yuliadi menegaskan, kegiatan tersebut bukan sekadar membagikan bantuan.












