Mediaciber.net.Kediri – Pembangunan Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kediri melaju dalam tempo cepat. Proyek strategis berbasis desa itu ditargetkan tuntas hanya dalam 30 hari—tanpa mengorbankan kualitas dan akuntabilitas.
Komitmen percepatan tersebut ditegaskan dalam rapat koordinasi dan video conference (vidcon) bersama Wakil Panglima TNI, Tandyo Budi Revita, yang digelar di Koperasi KDKMP Desa Nambaan, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, Selasa (3/3/2026).
Vidcon diikuti jajaran Forkopimda Kabupaten dan Kota Kediri, TNI-Polri, para camat, kepala desa, hingga instansi teknis. Desa Nambaan menjadi salah satu proyek percontohan percepatan, dengan target rampung satu bulan melalui sistem kerja terintegrasi dan pengawasan berlapis.
Komandan Kodim 0809/Kediri, Letkol Inf. Dhavid Nur Hadiansyah, S.Sos., M.A.P., menegaskan percepatan dilakukan dengan skema kerja paralel lima zona. Setiap titik dikerjakan 54 tenaga kerja dalam dua shift dan dipantau 24 jam melalui CCTV di seluruh lokasi proyek.
“Tidak ada ruang untuk kelambatan. Semua bergerak serentak, terukur, dan terawasi,” tegasnya.
Tak sekadar memburu waktu, proyek ini juga berdampak langsung pada ekonomi lokal. Sedikitnya 4.650 tenaga kerja sipil dilibatkan, ditambah 846 tenaga khusus untuk struktur atas, instalasi, dan pekerjaan aluminium. Skema ini menjadikan pembangunan bukan hanya proyek fisik, melainkan juga instrumen penggerak ekonomi masyarakat.
Menurut Dandim, percepatan Gerai KDKMP adalah bukti sinergi konkret TNI dan pemerintah daerah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis desa dan kelurahan. Profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas menjadi fondasi utama pelaksanaan.












