Mediaciber.net.Kediri,
Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri sukses menggelar Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) 2026 tingkat SMP. Ajang bergengsi yang menjadi panggung kreativitas pelajar itu berlangsung meriah dengan ratusan peserta dari berbagai sekolah di Kabupaten Kediri.
Penyerahan hadiah FLS3N 2026 digelar di Bhagawantha Bhari, Selasa (12/5/2026) siang, usai rangkaian perlombaan yang berlangsung selama dua hari pada 28-29 April 2026 di kawasan eks Pendopo Kawedanan Pare.
Tahun ini, delapan cabang lomba dipertandingkan, mulai dari menyanyi solo, pantomim, kreativitas musik tradisional, gambar ilustrasi, menulis cerita, tari, mendongeng hingga ansambel atau akustik.
Antusiasme peserta pun membludak. Lomba menyanyi solo diikuti 67 peserta, pantomim 36 kelompok, gambar ilustrasi 50 peserta, serta kreativitas musik tradisional sembilan kelompok.
Sementara pada hari kedua, persaingan semakin sengit lewat lomba tari yang diikuti 30 tim dengan total 150 peserta, menulis cerita 67 peserta, mendongeng 68 peserta, serta ansambel atau akustik yang diikuti 17 tim dari berbagai SMP di Kabupaten Kediri.
Di tengah ketatnya persaingan, SMPN 2 Pare tampil sebagai salah satu sekolah paling bersinar. Sekolah tersebut sukses memborong prestasi di enam cabang lomba sekaligus.
Sorotan utama datang dari penampilan pantomim Da Silva Alviandra, siswa kelas 7 SMPN 2 Pare, yang berhasil meraih juara pertama. Bersama rekannya, Da Silva membawakan kisah tentang kehidupan laut dan nelayan yang dipertemukan oleh samudra.
Tanpa sepatah kata pun, penampilan mereka mampu memikat perhatian dewan juri dan penonton.
Da Silva mengaku perjuangannya menuju panggung juara tidak mudah. Ia sempat vakum dari dunia pantomim setelah menekuninya sejak SD, sehingga harus beradaptasi kembali.












