“Semoga Piagam Penghargaan dan PIN yang saya terima ini sebagai pemacu bagi para pendonor lain untuk tidak ragu mendonorkan darahnya. Jangan ragu untuk terus mendonorkan darah, karena menolong sesama adalah hal yang mulia. Menjadi pendonor adalah terhormat, karena bisa menyelamatkan nyawa orang yang membutuhkan.”, Tutur Artoko saat di wawancara.

“Sebagian besar telah mengetahui, untuk saat ini belum ada pabrik darah, dan darah hanya ada tersimpan pada tubuh manusia. Maka, dari pada itu saya juga sangat berharap selalu mengajak keluarga atau rekan yang dekat dengan saya dan masyarakat untuk menjadikan donor darah sebagai budaya atau kebiasaan, baik yang datang langsung ke gedung PMI, maupun yang mengadakan kegiatan donor darah di lingkungan tempat tinggal, lingkungan kerja, komunitas atau kelompok. Mari kita semua mendonorkan darah kita selagi masih sehat. Ingat, setetes darah akan membawa kehidupan bagi yang membutuhkan”, pungkas Bapak Suwaji Artoko.
Asal tahu saja bahwa donor darah secara rutin dapat dilakukan 75 hari sekali. Sehingga stock darah pada PMI Kota Mojokerto memadai dan masyarakat yang membutuhkan tidak lagi dibebani untuk mencari darah pengganti.
(Adz)
#PMI #Kota #Mojokerto #DDS75KALI










