“Angka itu tidak ada hubungannya dengan pemotongan honor honorer. Jangan dipelintir,” ujarnya.
Pihak sekolah juga memastikan tidak pernah menginstruksikan bendahara maupun pihak lain untuk meminta pengembalian uang dari honorer setelah dana ditransfer.
Manajemen SMPN 1 Purwoasri menegaskan komitmennya terhadap transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan, serta membuka diri terhadap evaluasi sesuai mekanisme yang berlaku.
Dengan klarifikasi ini, pihak sekolah berharap isu yang sempat mencuat dapat diluruskan dan tidak berkembang menjadi polemik yang merugikan nama baik institusi maupun tenaga pendidik di dalamnya.(sinyo)












