Tawa Kecil di Tengah Seragam Loreng: Kisah Hangat dari Sebuah Pengabdian

admin
Img 20260217 Wa0012

“Kalau ada om tentara, ramai dan seru. Om tentara juga tidak galak,” katanya sambil tersenyum.

Babinsa Koramil 0809/21 Puncu, Sertu Brahma, menjelaskan bahwa momen kebersamaan tersebut merupakan bagian dari pendekatan humanis TNI kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

“Kami ingin anak-anak merasa dekat dan nyaman. TMMD bukan hanya membangun desa secara fisik, tetapi juga membangun hubungan sosial dan rasa kebersamaan,” ujarnya.

Menurutnya, interaksi langsung seperti ini juga menjadi cara sederhana menanamkan nilai positif sejak dini, sekaligus memberi inspirasi bagi anak-anak untuk berani bermimpi meraih cita-cita.

“Melalui kebersamaan ini, kami berharap tumbuh rasa saling menghargai, semangat gotong royong, dan kenangan baik yang akan mereka ingat sampai dewasa,” tambahnya.

Kehadiran Satgas TMMD ke-127 di Desa Gadungan pun diharapkan tidak hanya meninggalkan jejak pembangunan infrastruktur, tetapi juga jejak rasa, berupa kedekatan, kehangatan, dan ikatan sosial yang kuat antara TNI dan masyarakat, terutama anak-anak yang kelak menjadi masa depan desa.(sinyo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maling yo..!!