Menu MBG Dikeluhkan Wali Murid, Porsi Dinilai Minim dan Tanpa Nasi

admin
Img 20260605 Wa0008

Kondisi itu memunculkan pertanyaan di kalangan orang tua mengenai kesesuaian menu dengan tujuan Program Makan Bergizi Gratis yang digagas untuk membantu pemenuhan kebutuhan nutrisi anak sekolah.

Sejumlah wali murid berharap pihak penyelenggara melakukan evaluasi terhadap kualitas dan kuantitas makanan yang dibagikan. Mereka menegaskan tidak menolak program MBG, namun menginginkan pelaksanaannya benar-benar memberikan manfaat nyata bagi tumbuh kembang siswa.

“Programnya bagus dan kami mendukung. Tetapi kalau porsinya seperti ini, tentu perlu dievaluasi. Jangan sampai tujuan meningkatkan gizi anak justru tidak tercapai,” tambah HK.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak sekolah maupun penyedia makanan terkait keluhan tersebut. Masyarakat berharap ada penjelasan mengenai standar porsi, kandungan gizi, serta mekanisme pengawasan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di sekolah.

“MBG bukan sekadar membagikan makanan, tetapi memastikan anak-anak mendapatkan asupan yang cukup, bergizi, dan layak untuk menunjang proses belajar mereka.” tukasnya.(sinyo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maling yo..!!