Mediaciber.net.Kediri
Polemik dugaan persoalan lingkungan yang dikaitkan dengan aktivitas Pabrik Gula (PG) Mrican kembali mencuat. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) BIDIK-SIB DPD Jawa Timur akan menggelar aksi damai untuk mendesak adanya penanganan serius terhadap dugaan pembuangan limbah yang dinilai masih berlangsung.
Rencana aksi tersebut telah diberitahukan kepada Kapolres Kediri melalui surat bernomor 0113/Surat Aksi Damai/BIDIK-SIB/DPD Jawa Timur/VIII/2026 tertanggal 12 Agustus 2026.
Dalam surat itu, BIDIK-SIB menyebut aksi merupakan bentuk penyampaian pendapat di muka umum terkait dugaan persoalan lingkungan di sekitar aktivitas PG Mrican.
Salah satu yang menjadi sorotan adalah dugaan pembuangan limbah di area terbuka, sungai, maupun lahan yang berdekatan dengan permukiman masyarakat.
Ketua LSM BIDIK-SIB DPD Jawa Timur, Andik Haryanto, mengatakan persoalan tersebut bukan baru pertama kali disampaikan. Menurutnya, pihaknya telah memberikan teguran sekitar satu tahun lalu agar pengelolaan limbah dilakukan dengan baik dan sesuai ketentuan.
Namun, memasuki musim giling 2026, pihaknya mengklaim masih menemukan persoalan serupa di lapangan.
“Tahun lalu sudah kami beri peringatan dan pemberitahuan agar pembuangan limbah dikelola dengan baik. Namun sampai musim berikutnya pada 2026, kami menemukan dugaan pembuangan limbah masih berlangsung. Bahkan menurut hasil temuan kami, kondisinya lebih parah dibanding tahun sebelumnya,” tegas Andik, Rabu (12/8/2026).












