Sementara itu, Koordinator Pemasaran Spider Wave Dewi Yunanik mengaku bangga dapat terlibat dalam perayaan HUT RI ke-81 di Wisata Sumber Sugih Waras.
Menurut Dewi, acara tersebut tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga memperlihatkan bahwa desa memiliki banyak potensi yang layak mendapatkan ruang untuk berkembang dan dikenal lebih luas.
“Kami dari Spider Wave sangat bangga bisa menjadi bagian dari perayaan HUT RI ke-81 di Wisata Sumber Sugih Waras ini. Acara ini sukses memunculkan potensi dan bakat-bakat menyanyi yang luar biasa dari warga Desa Dukuh,” ujar Dewi di sela-sela acara.
Dewi menegaskan, keterlibatan Spider Wave bukan sekadar sponsorship. Kehadiran perusahaan di tengah kegiatan masyarakat merupakan bagian dari komitmen untuk tumbuh bersama warga, termasuk mendukung aktivitas sosial, seni, budaya, hingga pengembangan ekonomi kreatif di wilayah pedesaan.
Bagi Spider Wave, perkembangan teknologi digital membuka peluang besar bagi desa untuk memperkenalkan berbagai potensi yang dimiliki.
Wisata Sumber Sugih Waras, misalnya, tidak hanya dapat menjadi tempat berkumpul dan menikmati hiburan. Dengan dukungan konektivitas internet, aktivitas wisata dan kegiatan masyarakat di dalamnya juga berpeluang menjadi konten digital yang menarik.
Foto, video, maupun siaran langsung yang dibuat warga dan pengunjung dapat menjadi promosi wisata secara organik melalui berbagai platform media sosial.
“Harapan kami, kehadiran Spider Wave di event ini dapat membantu mempromosikan pariwisata lokal dan membantu para pedagang UMKM di sekitar tempat wisata agar semakin berkembang melalui pemanfaatan teknologi digital,” pungkas Dewi.
Perayaan HUT RI ke-81 di Desa Dukuh menunjukkan bahwa transformasi digital tidak harus dimulai dari pusat kota.
Di tengah panggung sederhana, riuh tepuk tangan warga, penampilan para finalis, serta aktivitas UMKM di kawasan wisata, internet hadir sebagai bagian dari kehidupan masyarakat.
Konektivitas tersebut membuka peluang baru. Kegiatan desa dapat dipublikasikan lebih luas, potensi wisata dapat diperkenalkan melalui media sosial, sementara pelaku UMKM memiliki ruang tambahan untuk memperkenalkan produknya kepada calon konsumen.
Perpaduan antara semangat kemerdekaan, kreativitas warga, potensi wisata, UMKM, dan konektivitas digital Spider Wave akhirnya menghadirkan wajah baru pesta rakyat Desa Dukuh.
Tetap merakyat, tetap guyub, tetapi kini semakin terkoneksi.
Spider Wave bukan hanya membawa internet ke Desa Dukuh. Lebih dari itu, konektivitas tersebut menjadi jembatan untuk membawa potensi Desa Dukuh agar semakin dikenal dunia.(sinyo)












