Takut Kehamilan Terbongkar, Dua Bayi di Kediri Kehilangan Nyawa

admin
Img 20261008 Wa0002

Mediaciber.net.Kediri

Dua bayi menjadi korban keputusan fatal orang dewasa. Dalam waktu berdekatan, Kepolisian Resor (Polres) Kediri mengungkap dua perkara berbeda yang sama-sama berujung pada hilangnya nyawa bayi.

Kasus pertama terjadi di wilayah Kecamatan Pare. Seorang bayi laki-laki yang baru saja dilahirkan diduga sengaja dihabisi oleh ibu kandungnya sendiri, sebelum jasadnya kemudian dikuburkan secara diam-diam oleh sang kekasih.

Sementara kasus kedua terjadi di Kecamatan Pagu. Janin laki-laki berusia sekitar lima bulan ditemukan warga di tepi jalan setelah diduga digugurkan secara ilegal oleh pasangan muda yang mengaku takut kehamilan tersebut diketahui keluarga.

Dua kasus memilukan itu dipaparkan Kapolres Kediri AKBP Dr. Muh. Wahyudin Latif, S.H., S.I.K., M.Si., dalam konferensi pers di Aula Wicaksana Laghawa Polres Kediri, Rabu (7/10/2026).

Ironisnya, hasil pemeriksaan polisi menunjukkan benang merah dari kedua perkara tersebut. Ketakutan kehamilan diketahui keluarga justru mendorong para pelaku mengambil jalan yang berujung pidana berat.

Dalam kasus pertama, polisi menetapkan pasangan kekasih TW (23) dan DA (22) sebagai tersangka. Keduanya telah menjalin hubungan asmara selama sekitar dua tahun dan disebut berencana melanjutkan hubungan ke jenjang pernikahan.

Namun, rencana tersebut berubah menjadi tragedi setelah TW diketahui hamil.

Pada Sabtu (3/10/2026) sekitar pukul 03.30 WIB, TW melahirkan bayi laki-laki di kamar mandi rumahnya di Desa Tunglur, Kecamatan Badas.

Alih-alih mendapatkan pertolongan, bayi tersebut justru dibekap pada bagian mulut dan hidung sesaat setelah lahir. Tindakan itu menyebabkan bayi meninggal dunia.

Tangisan bayi yang dikhawatirkan terdengar orang lain menjadi awal dari tragedi tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maling yo..!!