Mediaciber.net.Kediri
Program revitalisasi sekolah di Kabupaten Kediri terus mendapat pengawalan. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, Dr. Mokhamat Muhsin, M.Pd., turun langsung melakukan monitoring dan evaluasi (monev) ke sejumlah satuan pendidikan penerima program revitalisasi, Senin (28/9/2026).
Tiga sekolah menjadi sasaran peninjauan, yakni SDN Lamong Badas, SDN Tertek Pare, dan SDN Watugede Puncu. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan proses revitalisasi berjalan sesuai rencana, ketentuan, serta standar yang telah ditetapkan.
Tak sekadar melihat dari laporan, Mokhamat Muhsin meninjau langsung progres pekerjaan di masing-masing sekolah. Ia melihat kondisi fisik bangunan, perkembangan pekerjaan, hingga sejumlah kebutuhan yang masih harus menjadi perhatian agar pelaksanaan revitalisasi dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu.
“Monitoring ini penting untuk memastikan program revitalisasi tidak hanya berjalan sesuai rencana, tetapi juga memenuhi aspek kualitas, ketepatan waktu, dan kebutuhan sekolah. Kami ingin hasil revitalisasi benar-benar memberikan manfaat bagi satuan pendidikan dan peserta didik,” ujar Mokhamat Muhsin.
Menurutnya, revitalisasi sekolah bukan semata-mata pembangunan atau perbaikan fisik bangunan. Lebih dari itu, program tersebut merupakan bagian dari upaya menghadirkan sarana dan prasarana pendidikan yang layak, aman, nyaman, serta mampu menunjang proses pembelajaran.












