Bentengi Generasi Muda dari Bahaya Narkoba, BNN Kabupaten Kediri Edukasi Pelajar SMPN 1 Wates

admin
Img 20261021 Wa0037

Mediaciber.net.Kediri

Upaya melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkotika terus diperkuat melalui edukasi di lingkungan pendidikan. Kali ini, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Kediri menggelar sosialisasi bahaya Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya (NAPZA) di UPTD SMP Negeri 1 Wates, Kabupaten Kediri.

Kegiatan yang berlangsung di aula sekolah tersebut diikuti ratusan siswa-siswi, jajaran dewan guru, serta staf sekolah. Sosialisasi ini menjadi salah satu langkah nyata dalam mendukung program Sekolah Bersinar (Bersih Narkoba) sekaligus menanamkan kesadaran antinarkoba sejak dini di kalangan pelajar.

Dalam kegiatan tersebut, tim penyuluh BNN Kabupaten Kediri, Ayu Kartika Wulan, S.Sos., dan Yus Ahwin Priambodo, S.Sos., memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai jenis-jenis NAPZA, potensi peredaran gelap narkoba di kalangan remaja, serta dampak penyalahgunaannya terhadap kesehatan fisik dan mental, proses pendidikan, hingga masa depan generasi muda.

Materi disampaikan untuk membekali para pelajar dengan pengetahuan dan kemampuan melindungi diri dari berbagai pengaruh negatif, terutama di lingkungan pergaulan yang berpotensi menjerumuskan mereka pada penyalahgunaan narkoba.

Perwakilan BNN Kabupaten Kediri, Yus Ahwin Priambodo, S.Sos., menegaskan bahwa edukasi antinarkoba perlu diberikan sejak usia sekolah. Dengan pemahaman yang memadai, para pelajar diharapkan mampu mengenali risiko, mengambil keputusan yang tepat, dan berani menolak ajakan yang mengarah pada penyalahgunaan narkoba.

“Pelajar harus memahami bahwa narkoba bukan sekadar persoalan hukum, tetapi juga menyangkut kesehatan, masa depan, dan cita-cita mereka. Karena itu, penting bagi siswa untuk berani menolak segala bentuk ajakan yang mengarah pada penyalahgunaan narkoba serta tidak mudah terpengaruh oleh lingkungan pergaulan,” tegasnya.

Selain memberikan pemahaman tentang bahaya NAPZA, para siswa juga diingatkan agar lebih bijak dalam memilih lingkungan pertemanan, tidak sembarangan menerima atau mengonsumsi zat yang tidak diketahui kandungannya, serta berani menyampaikan informasi kepada guru maupun orang tua apabila menemukan indikasi penyalahgunaan atau peredaran narkoba di lingkungan sekitar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maling yo..!!