Doa untuk Negeri di Polres Kediri, Persatuan Jadi Kunci Hadapi Ancaman Sosial

admin
Img 20261021 Wa0011

Mediaciber.net.Kediri

Peringatan dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menjadi momentum untuk memperkuat persatuan sekaligus mengingatkan masyarakat terhadap ancaman yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Pesan itu mengemuka dalam doa bersama untuk negeri yang digelar jajaran Polri di Aula Wicaksana Laghawa, Mapolres Kediri, Selasa (20/10/2026) malam. Kegiatan tersebut dihadiri unsur pemerintah daerah, TNI, Kejaksaan, pengadilan, tokoh lintas agama, organisasi kemasyarakatan, mahasiswa, hingga insan media.

Kapolres Kediri AKBP Dr. Muh. Wahyudin Latif, S.H., S.I.K., M.Si. menegaskan, menjaga keamanan bukan semata-mata tugas aparat. Dibutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat untuk merawat kerukunan dan mencegah potensi konflik sejak dini.

“Keberagaman adalah kekuatan bangsa yang harus kita jaga. Karena itu, kerukunan dan toleransi perlu terus dirawat dengan mengedepankan dialog serta musyawarah,” tegas AKBP Latif.

Menurutnya, perbedaan pandangan maupun latar belakang tidak boleh menjadi alasan untuk memecah persaudaraan. Sebaliknya, keberagaman harus menjadi modal sosial untuk memperkuat persatuan dan menjaga stabilitas di tengah masyarakat.

Kapolres juga mengajak tokoh agama dan seluruh mitra kepolisian aktif menyampaikan pesan perdamaian. Kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan, lanjutnya, perlu dibangun melalui komunikasi dan kepedulian bersama, bukan hanya mengandalkan tindakan aparat ketika persoalan sudah terjadi.

Senada dengan Kapolres, Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa yang hadir mewakili Bupati Hanindhito Himawan Pramana menyoroti sejumlah persoalan sosial yang membutuhkan perhatian serius.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maling yo..!!