Doa untuk Negeri di Polres Kediri, Persatuan Jadi Kunci Hadapi Ancaman Sosial

admin
Img 20261021 Wa0011

Mulai dari maraknya judi daring, penyebaran hoaks, ujaran kebencian, kenakalan remaja, hingga penyalahgunaan narkoba. Berbagai persoalan tersebut dinilai membutuhkan keterlibatan keluarga dan lingkungan masyarakat agar dapat dicegah sejak dini.

“Menjaga kamtibmas bukan hanya tanggung jawab kepolisian. Perlu kepedulian bersama, termasuk peran keluarga, agar berbagai persoalan dapat dicegah sejak dini,” kata perempuan yang akrab disapa Mbak Dewi tersebut.

Ia menekankan, ketahanan masyarakat tidak cukup dibangun melalui penegakan hukum. Penguatan nilai keluarga, kepedulian sosial, serta kemampuan masyarakat menyaring informasi juga menjadi bagian penting dalam mencegah munculnya persoalan yang berpotensi mengganggu keharmonisan.

Di sisi lain, Mbak Dewi mengingatkan agar ruang demokrasi tetap dijaga secara tertib. Kebebasan menyampaikan pendapat harus berjalan seiring dengan penghormatan terhadap hak orang lain dan kepentingan umum.

Doa bersama lintas agama tersebut menjadi simbol komitmen berbagai elemen untuk menjaga persaudaraan di tengah perbedaan. Namun, pesan yang mengemuka tidak berhenti pada doa dan seremoni.

Kerukunan membutuhkan tindakan nyata, mulai dari menolak provokasi, tidak mudah menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, hingga membangun komunikasi ketika muncul perbedaan di tengah masyarakat.

Melalui momentum dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran, para peserta berharap Indonesia senantiasa diberi keselamatan, pembangunan berjalan lancar, dan kesejahteraan masyarakat semakin meningkat.(sinyo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maling yo..!!