Ketua KPK Firli Bahuri yang juga hadir dalam kegiatan mengatakan, siapapun dapat terlibat korupsi karena adanya kekuasaan, kesempatan, dan kurangnya integritas. Oleh karena itu, Firli mengapresiasi Kementerian PUPR yang telah mengupayakan pembangunan budaya integritas sejak lama.
“Saya menghargai betul adanya kegiatan pembangunan budaya integritas ini, karena perempuan berperan cukup penting dalam mencegah korupsi.
“Pemberantasan korupsi oleh KPK diawali dengan edukasi, pencegahan dan upaya terakhirnya yaitu penegakan hukum untuk menimbulkan efek jera. Dan Bapak/ Ibu sekalian sudah memberikan peran melalui Public Participation dalam mendukung KPK, sehingga harapannya kita semua dapat membentuk budaya antikorupsi,” jelas Firli.
Firli juga mengatakan, bahwa penanaman nilai-nilai integritas dimulai dari keluarga. Dan peran Ibu juga sangat penting dalam membangun keluarga antikorupsi.
“Dimulai dari sebuah keluarga lah, ruh antikorupsi yang senantiasa menyiratkan nilai-nilai kejujuran, kesederhanaan, moral dan etika diembuskan ke penjuru kalbu setiap individu yang menjadi bagian dalam keluarga, untuk membentuk karakter keluarga antikorupsi,” jelas Firli.
Terakhir, Firli juga berpesan kepada seluruh insan PUPR, terutama para Ibu yang hadir untuk selalu bersyukur atas apa yang telah dimiliki.
“Sekecil apapun nominal uang, akan cukup jika digunakan untuk kebutuhan hidup. Tetapi sebesar apapun nominal uang, tidak akan pernah cukup jika digunakan untuk memenuhi gaya hidup,” pesan Firli.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Penasihat DWP Kementerian PUPR Kartika Basuki Hadimuljono, Sekretaris Jenderal Mohammad Zainal Fatah, Inspektur Jenderal T. Iskandar, Direktur Jenderal Bina Marga Hedy Rahadian, Direktur Jenderal Cipta Karya Diana Kusumastuti, Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Herry TZ, Kepala BPIW Yudha Mediawan, Kepala BPSDM Khalawi, Plt Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Hubungan Antar Lembaga Asep Arofah, Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Teknologi, Industri dan Lingkungan Endra S. Atmawidjaja, dan Deputi Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK Wawan Wardiana.
Sumber: Kementerian PUPR












