AKBP Danang berharap penyelenggaraan Operasi Keselamatan dapat menekan angka kecelakaan di wilayah hukum Polres Blitar Kota.
“Tiap tahun, kurang lebih ada 1,5 juta orang di dunia yang meninggal karena kecelakaan. Mudah-mudahan angka itu semakin kecil,” ujarnya.
AKBP Danang juga menjelaskan bahwa dalam Operasi Keselamatan Semeru 2024 kali ini ada 8 pelanggaran lalu lintas yang menjadi prioritas diantaranya tidak menggunakan helm SNI, melawan arus, menggunakan HP, berkendara dibawah pengaruh alkohol, melebihi batas kecepatan, pengendara dibawah umur, penggunaan knalpot brong dan balap liar.
Dalam kesempatan yang sama Wali Kota Blitar, Drs Santoso mengatakan Operasi Keselamatan digelar untuk menyambut Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 2024.
Dalam kegiatan itu, semua komponen mulai TNI, Polri, pemerintah daerah hingga lintas komunitas menyampaikan ikrar ikut menurunkan angka kecelakaan lalu lintas.
“Kecelakaan lalu lintas saat ini didominasi oleh pengendara yang tidak pakai helm SNI, melawan arus, hingga menerobos lampu merah. Melalui apel ini, kami berharap dapat meminimalisir kecelakaan di Kota Blitar,” katanya.(Ricky)












