Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Cabdin Kediri Ajak Media dan LSM Duduk Satu Meja

sulthon76
Img 20240605 Wa0001

 

Mediaciber net. Kediri,

Cabang Dinas Pendidikan (Cabdin) Propinsi Jawa Timur Wilayah Kediri bersama perwakilan jurnalis dan LSM di Kediri menggelar diskusi, Selasa (04/06).

 

Turut hadir dalam acara tersebut, HM. Anang Kurniawan selaku Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri, Afril Dedy Setyawan selaku Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri serta perwakilan kepala SMA.

 

Disampaikan oleh Adi Prayitno selaku Kepala Cabdin Wilayah Kediri. Selain bertujuan menjalin silahturahmi juga menyatu misi dan visi menaikkan kualitas pendidikan di Kediri.

 

“Kami tidak bisa sendiri, namun perlu dukungan media dan LSM untuk menaikkan kualitas pendidikan. selain itu, kami harapkan kualitas pendidikan juga merata. Jangan hanya wilayah Kota Kediri saja, seakan-akan memiliki sekolah favorit,” terangnya.

 

Hal yang sama juga disampaikan Anang Kurniawan, bahwa Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Pendidikan kini menyelenggarakan program belajar 12 tahun dan tidak ada lagi kejadian ijasah ditahan oleh pihak sekolah.

 

“Kami berharap melalui rekan media dan LSM, didukung atas diselenggarakannya Program Wajib Belajar,” terang Anang

 

Tidak mau ketinggalan, perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, juga berjanji akan menambah jumlah sekolah dan menaikkan kualitas pendidikan semua sekolah. “Agar siswa dari Kabupaten Kediri, tidak perlu jauh-jauh sekolah ke Kota Kediri,” jelas Afril.

 

Acara berlangsung di Meeting Room Cabdin dimulai pukul 10.00 wib, dihadiri sedikitnya 100 perwakilan LSM dan media. Dalam kesempatan ini, Supriyo mewakili LSM Saroja menyampaikan harapannya agar semua bisa menjaga dan mengawal dunia pemdidikan di Kediri lebih baik lagi.

 

“Mungkin yang ada di otak kita, tahun lalu titip 3 ana dan tahun ini bisa titip berapa? Suka dan tidak suka, kita harus menyiapkan generasi kita. Bagaimana kepala dinas dan kepala sekolah hari ini diteror, kami merasa prihatin. Kemudian ada kasus temuan KTP dan KK yang mendaftar tidak sesuai kenyataan di salah satu SMA,” ucap Supriyo.

 

Menyikapi sejumlah pertanyaan dan masukkan dari perwakilan LSM dan media, Adi Prayitno secara tulus menyatakan. Agar selalu didukung dan dikawal untuk selalu melakukan kebaikan dalam dunia pendidikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maling yo..!!