Para pemuda peserta patrol sahur Desa Sungelebak mulanya berkumpul di RT 13 sekitar pukul 01.00 WIB. Kemudian keliling kampung dan kembali lagi di tempat semula. Perjalanan kirab patrol sahur membutuhkan waktu sekitar 2 jam.
“Keliling desa, sekitar 2 jam. Jadi pas warga bisa bangun dan menyiapkan makanan sahur untuk keluarga tercinta,” terang Gombyor.
Ia berharap tradisi patrol sahur ini tetap lestari dan tidak tergerus perkembangan zaman. Sehingga kekompakan pemuda desa tetap terjaga, serta guyub rukun dalam bingkai kehidupan sosial.
“Harapannya agar tradisi seperti ini bisa terus ada setiap tahun, sehingga kekompakan pemuda desa tetap terjaga, sekaligus mendapat keberkahan di bulan Ramadan,” pungkasnya.(aji)












