Mediaciber.net.JOMBANGKAB – Yuliati Nugrahani Warsubi resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Jombang masa bakti 2026-2030, menggantikan Edi Santoso. Acara pengukuhan yang berlangsung khidmat di Pendopo Kabupaten Jombang pada Kamis (16/04/2026) siang dihadiri oleh Bupati Jombang Warsubi, Wakil Bupati Gus Salmanudin bersama Ning Ema Erfina, Dekopinwil Jawa Timur Slamet Sutanto, Sekdakab Jombang Agus Purnomo bersama Ketua DWP Kabupaten Jombang Lilik Agus Purnomo, Staf Ahli, Asisten, dan para Kepala Perangkat Daerah terkait di lingkup Pemkab Jombang.
Ketua Dekopinwil Jatim, Slamet Sutanto, usai mengukuhkan Ketua dan jajaran Pengurus Dekopinda Kabupaten Jombang menegaskan bahwa tantangan terbesar koperasi saat ini adalah memperkuat jati diri melalui edukasi.
Menurutnya, koperasi memiliki karakteristik unik yang membedakannya dengan pelaku ekonomi lain, yakni sebagai kumpulan orang, bukan sekadar kumpulan modal.
“Pendidikan perkoperasian menjadi kewajiban utama agar kita unggul di bidang komunikasi, teknologi, dan inovasi. Tanpa SDM yang mumpuni, pengurus akan sulit membangun sinergi dengan pemerintah daerah maupun mitra kerja,” tegas Slamet
Usai dilantik, Yuliati Nugrahani Warsubi menyampaikan visi strategisnya untuk lima tahun ke depan. Bersama seluruh jajaran Pengurus Dekopinda Kabupaten Jombang yang baru dikukuhkan berkomitmen menjadikan Dekopinda Jombang sebagai “Rumah Besar” yang profesional dan adaptif bagi ratusan koperasi aktif serta 59 ribu pelaku UMKM di Jombang.
“Kami tidak ingin koperasi hanya hidup secara administratif. Dekopinda harus menjadi pusat gerakan yang hidup, mendorong modernisasi melalui transformasi digital, serta mendampingi koperasi kecil agar mampu naik kelas,” ujar Yuliati.
Yuliati Nugrahani Warsubi yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jombang sekaligus Ketua Dekranasda Kabupaten ini memaparkan delapan langkah strategis, Dekopinda Jombang 2026-2030. Diantaranya, menguatkan sinergi antar koperasi dengan menghilangkan ego sektoral. Modernisasi koperasi melalui transformasi digital dan tata kelola profesional. Pendampingan koperasi kecil agar mampu “naik kelas” secara berkelanjutan, sejalan dengan visi misi Bupati Jombang untuk mencapai Jombang Maju dan Sejahtera untuk Semua. Penguatan SDM koperasi yang profesional dan adaptif. Penguatan kelembagaan dan advokasi.
Pengembangan usaha dan akses pasar.
Fasilitasi permodalan.
Konsolidasi gerakan berbasis gotong royong.












