Dalam pemetaan ini, tim melakukan diskusi dan survei lapangan untuk mengidentifikasi kendala serta merumuskan solusi bersama. Beberapa rekomendasi yang dihasilkan antara lain Penambahan rambu peringatan di titik rawan kecelakaan. Peningkatan penerangan jalan umum (PJU) di daerah rawan kecelakaan. Pemangkasan dahan pohon yang menghalangi visibilitas pengendara.
Selain itu, khusus untuk perlintasan sebidang rel KA di Cerme, Ditlantas Polda Jatim akan mengangkat permasalahan ini dalam Forum Koordinasi Lalu Lintas (FKLL) Jawa Timur, agar menjadi perhatian di tingkat yang lebih tinggi.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya sinergis antar instansi untuk memastikan jalur mudik 2025 lebih aman, nyaman, dan bebas hambatan bagi para pemudik,” tegas Kasatlantas Polres Gresik.(aji)












