“Karena petasan sangat berbahaya bagi diri sendiri dan orang lain, selain fokus pada petasan juga narkoba, kekerasan serta pernikahan dini,” demikian ucapnya
Mbak Dewi berharap dengan kampanye pada seluruh pelajar ini, agar pelajar sadar diri tidak tergoda, kita harus berani menolak segala bentuk petasan, narkoba ataupun pergaulan bebas.
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri DR Mokhamad Muhsin, M.Pd mengatakan bahwa kegiatan ini sifatnya edukasi bagi pelajar untuk menjaga diri sendiri dari kekerasan dan petasan.
” Anak- anak usia PAUD sebagai stimulasi karena anak-anak PAUD merupakan konsumen terbesar petasan, Dengan ikrar ini harapannya bisa mendidik anak-anak sejak dini untuk tidak membeli dan menggunakan petasan,” demikian terangnya.
Selain mengucapkan ikrar tanpa petasan, para siswa juga mengucapkan ikrar tanpa bullying dan menjauhi pernikahan dini atau pergaulan bebas.(sinyo)












