Mbak Wali menegaskan bahwa seluruh mesin ATM Beras MAPAN sudah mulai beroperasi dan dapat diakses masyarakat sejak hari peluncuran.
Setiap KPM berhak menerima lima liter beras per bulan, sementara pencairan kali ini mencakup jatah dua bulan sekaligus.
“Masing-masing penerima mendapatkan 10 liter karena ini untuk November dan Desember,” terangnya.
Wali Kota Kediri menegaskan bahwa tujuan utama program ini adalah meringankan beban ekonomi warga.
“Tujuannya untuk memastikan kesejahteraan masyarakat meningkat. Ini salah satu upaya kita membantu pemenuhan kebutuhan pokok. Pengambilan beras juga akan didampingi petugas, jadi tidak perlu khawatir. Bila tidak dibantu, segera laporkan ke saya,” terangnya.
Angle menarik dari program ini adalah kemudahan akses dan teknologi yang digunakan.Sistem ATM Beras MAPAN memungkinkan penyaluran bantuan dilakukan secara transparan, tepat sasaran, dan bebas antre.
Pemerintah menilai pendekatan ini sebagai langkah modernisasi perlindungan sosial sekaligus efisiensi dalam distribusi bantuan.(sinyo)












