“Harapan kami program ini benar-benar membantu anak-anak, bukan sekadar formalitas. Anak sekolah itu butuh energi cukup untuk belajar,” tambahnya.
Keluhan ini pun memunculkan desakan agar pihak terkait segera melakukan evaluasi menyeluruh, mulai dari penyedia menu, standar gizi, hingga pengawasan distribusi makanan kepada siswa.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak sekolah maupun pelaksana program MBG terkait keluhan wali murid tersebut.(sinyo)












