Mediaciber.net.Kediri – Aksi damai yang digelar Aliansi Kediri Raya (AKAR) di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Kediri berujung kekecewaan. Massa yang berharap bertemu langsung dengan Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, harus pulang tanpa mendapatkan penjelasan dari orang nomor satu di daerah tersebut.
Koordinator lapangan aksi, Isminah, menilai ketidakhadiran Bupati yang akrab disapa Mas Dhito sebagai sikap yang tidak responsif terhadap keresahan masyarakat. Padahal, menurutnya, kehadiran kepala daerah sangat dibutuhkan untuk meredam kegaduhan publik.
“Kami datang baik-baik, ingin mendengar langsung penjelasan dari Mas Bup Dhito. Tapi beliau tidak hadir. Ini tentu mengecewakan,” tegas Isminah usai aksi. Selasa (28/4/2026).
Aksi tersebut digelar sebagai bentuk respons atas kasus yang menjerat tiga kepala desa yang saat ini tengah menjalani proses hukum di Pengadilan Tipikor Surabaya. Isu ini, kata Isminah, telah memicu keresahan di tengah masyarakat dan membutuhkan kejelasan dari pemerintah daerah.
Ia menegaskan, aksi damai bukanlah akhir dari perjuangan mereka. AKAR, lanjutnya, telah menyiapkan langkah lanjutan dengan membawa persoalan ini ke lembaga legislatif dan aparat penegak hukum di tingkat provinsi.












