Mediaciber.net.Kediri
Pemerintah Kota Kediri bergerak cepat menangani gangguan layanan air bersih yang terjadi di sejumlah wilayah akibat kerusakan sumur pompa produksi Wilis 1 milik PDAM Tirta Daha. Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, turun langsung meninjau lokasi terdampak di Kelurahan Campurejo, Kamis (11/6), guna memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi dan proses penanganan berjalan optimal.
Gangguan layanan air bersih tersebut berdampak pada sebagian wilayah Kelurahan Campurejo, Karangsono Lirboyo, serta kawasan Jalan Semeru. Kondisi ini sempat memengaruhi aktivitas masyarakat, mulai dari kebutuhan rumah tangga hingga layanan pendidikan anak usia dini.
Dalam peninjauan lapangan, Wali Kota yang akrab disapa Mbak Wali menyambangi rumah warga, TK, dan PAUD yang terdampak. Ia juga berdialog langsung dengan masyarakat untuk menyerap aspirasi sekaligus memastikan langkah-langkah penanganan yang dilakukan pemerintah berjalan sesuai kebutuhan di lapangan.
“Kami memahami kondisi ini menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat. Karena itu, Pemerintah Kota Kediri bersama PDAM Tirta Daha bergerak cepat melakukan berbagai upaya agar kebutuhan air bersih warga tetap terpenuhi dan layanan dapat segera pulih,” ujar Vinanda.
Sebagai langkah tanggap darurat, Pemerintah Kota Kediri mengoordinasikan distribusi air bersih melalui sinergi dengan PDAM Tirta Daha, Dinas Pemadam Kebakaran, serta Kepolisian. Sejumlah tandon air ditempatkan di titik-titik strategis untuk memudahkan akses masyarakat terhadap pasokan air bersih selama proses perbaikan berlangsung.
Selain memastikan distribusi air berjalan lancar, Wali Kota juga menginstruksikan PDAM Tirta Daha untuk mempercepat proses pemulihan layanan sekaligus menyusun langkah mitigasi jangka panjang guna memperkuat ketahanan sistem penyediaan air bersih di Kota Kediri.












