Muhsin menambahkan, komitmen terhadap kejujuran dan ketertiban menjadi hal yang tidak bisa ditawar dalam pelaksanaan TKA.
“Pakta integritas menjadi fondasi penting. Kami ingin memastikan TKA ini berjalan jujur, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan,” imbuhnya.
Di sisi teknis, peran proktor dan teknisi juga menjadi perhatian utama. Proktor bertanggung jawab memastikan sistem ujian berjalan optimal, sementara teknisi menyiapkan perangkat serta jaringan pendukung agar tidak terjadi gangguan selama pelaksanaan.
“Semua elemen harus bergerak bersama. Proktor dan teknisi menjadi garda terdepan dalam memastikan kelancaran sistem,” jelasnya.
Dengan persiapan matang dan pengawasan berlapis, Disdik Kabupaten Kediri optimistis pelaksanaan TKA jenjang SD tahun ini dapat berjalan lancar, tertib, serta menghasilkan data yang akurat sebagai dasar peningkatan mutu pendidikan di daerah.(sinyo)










