Ia menambahkan bahwa dukungan warga menjadi motivasi bagi prajurit untuk bekerja maksimal dalam mempercepat pembangunan infrastruktur. Sinergi antara militer dan warga menjadi kunci utama dalam mengatasi hambatan aksesibilitas di wilayah tersebut.
Pihak TNI menegaskan peran mereka bukan sekadar aparat pertahanan, melainkan juga solusi langsung bagi kesulitan masyarakat sekitar.
” Kami sangat berharap sinergi antara TNI, Pemerintah daerah dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik.” tuturnya.
Penduduk Desa Tawangrejo berharap selesainya proyek ini akan mengamankan distribusi hasil tani dan perdagangan lokal. Semangat gotong royong diharapkan mampu mempercepat target penyelesaian jembatan agar segera dapat dimanfaatkan oleh publik.
Infrastruktur ini dipilih karena proses perakitannya yang relatif cepat dibandingkan dengan konstruksi jembatan konvensional lainnya. Keberhasilan proyek ini diharapkan menjadi percontohan bagi pengembangan aksesibilitas di wilayah terpencil lainnya di Kabupaten Madiun.
Pemerintah daerah terus memantau perkembangan pembangunan guna memastikan standar keamanan jembatan terpenuhi bagi pengguna jalan.
“”pungkasnya ( Jul)












