Sementara itu, KH Nur Hadi (Mbah Bolong), Pengasuh PP Falahul Muhibbin sekaligus Mustasyar PCNU Jombang, memberikan tausiah (mauidzah hasanah) mengenai lima karakter penting yang harus dimiliki oleh setiap kader Ansor.

”Kader Ansor harus bisa menjadi Munadzim: Mampu menata dan mengelola administrasi organisasi dengan lebih baik, Muwahid: Menjadi pemersatu di tengah masyarakat dan bukan pemicu perpecahan, Mujadid: Menjadi motor inovasi yang melahirkan terobosan baru bagi organisasi, Murobi & Mujahid: Memiliki jiwa pendidik sekaligus pejuang yang tangguh demi kemajuan GP Ansor dengan tetap mengharapkan keberkahan,” pesan Mbah Bolong.
Disamping itu, pesan mengenai pentingnya karakter kader tersebut diperkuat oleh Dr. Joko Prasetyo, S.Sy., S.H., M.H., seorang praktisi dan akademisi hukum yang juga merupakan kader Ansor. Ia menegaskan bahwa di era modern ini, kader Ansor harus melek hukum agar mampu mengawal organisasi sekaligus melindungi masyarakat secara legal.
”Sebagai kader Ansor, tantangan kita ke depan bukan hanya soal sosial-keagamaan, tetapi juga bagaimana kita sadar dan patuh terhadap koridor hukum yang berlaku. Kepemimpinan yang kokoh harus didasari oleh pemahaman regulasi yang matang agar setiap terobosan dan inovasi organisasi memiliki legasi serta dampak yang aman secara konstitusional di tengah masyarakat,” ujar pria yang akrab disapa Bang Jack tersebut.(Kas)












