“Kami selalu membawa ikan terbaik agar mampu bersaing dengan penghobi dari seluruh Indonesia. Tahun ini kami mengandalkan jenis Kohaku, Sanke, dan Showa untuk berburu gelar Grand Champion A,” ungkapnya.
Puncak penyelenggaraan berlangsung pada Minggu (2/8), saat Pemerintah Kabupaten Kediri secara resmi menutup rangkaian Kediri Koi Show XIII. Penutupan ditandai dengan penyerahan Piala Bergilir Bupati Kediri kepada Hendro Mulia Koi Farm asal Surabaya sebagai peraih gelar utama.
Piala bergilir diserahkan Sekretaris Daerah Kabupaten Kediri Mohamad Solikin yang mewakili Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana.
Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Solikin, Pemerintah Kabupaten Kediri menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, dewan juri, peserta, dan komunitas koi yang telah menyukseskan penyelenggaraan Kediri Koi Show XIII.
Menurutnya, ajang ini bukan sekadar kompetisi ikan hias, tetapi juga menjadi sarana promosi potensi perikanan daerah, memperluas jejaring usaha, serta menggerakkan ekonomi masyarakat melalui sektor perikanan hias.
Pemerintah Kabupaten Kediri, lanjutnya, berkomitmen terus mendukung pengembangan budidaya ikan koi melalui peningkatan kualitas pembudidaya, penguatan daya saing produk, hingga perluasan akses pemasaran ke tingkat nasional maupun internasional.
Ia juga menegaskan seluruh pemenang ditetapkan berdasarkan hasil penilaian dewan juri yang profesional, independen, dan objektif.
Melalui penyelenggaraan Kediri Koi Show XIII, Kabupaten Kediri semakin memperkokoh reputasinya sebagai salah satu sentra ikan koi nasional sekaligus daerah yang konsisten mendorong pertumbuhan industri ikan hias Indonesia.(sinyo)












