“Silaturahmi ini merupakan ikhtiar untuk menyamakan langkah. Ketika komunikasi terjalin dengan baik, setiap persoalan di tengah masyarakat akan lebih mudah diselesaikan melalui kolaborasi,” ujar AKBP Latif.
Menurutnya, ulama memiliki peran strategis sebagai penjaga kesejukan, persatuan, dan harmoni di tengah masyarakat. Sementara itu, sinergi dengan Kejaksaan menjadi bagian penting dalam menghadirkan penegakan hukum yang profesional, berkeadilan, serta memberikan kepastian hukum bagi masyarakat.
“Hubungan baik yang telah terbangun harus terus diperkuat. Kami ingin seluruh elemen di Kabupaten Kediri bergerak dalam satu semangat kebersamaan, sehingga keamanan, ketertiban, dan pelayanan publik benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.
Rangkaian silaturahmi ini menjadi penegasan bahwa kepemimpinan baru AKBP M. Wahyudin Latif di Polres Kediri tidak hanya berorientasi pada penguatan internal institusi, tetapi juga membangun kolaborasi yang semakin solid dengan para tokoh agama, aparat penegak hukum, dan seluruh mitra strategis. Sebab, kamtibmas yang kondusif dan pelayanan publik yang berkualitas hanya dapat diwujudkan melalui komunikasi yang erat, kepercayaan yang kuat, serta kerja sama seluruh elemen bangsa.(sinyo)












