Ia juga mengajak seluruh kepala sekolah memperkuat budaya kolaborasi, bukan hanya di lingkungan sekolah masing-masing, tetapi juga antarsekolah melalui forum MKKS.
“Tidak ada sekolah yang hebat jika berjalan sendiri. Kemajuan pendidikan akan tercapai apabila kepala sekolah, guru, pengawas, dan seluruh pemangku kepentingan mampu bersinergi. Mari kita saling berbagi pengalaman, saling menguatkan, dan menghadirkan inovasi yang berdampak langsung pada peningkatan mutu peserta didik,” tambah Muhsin.
Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia harus dimulai dari ruang-ruang kelas yang dipenuhi guru profesional, adaptif, dan memiliki semangat belajar sepanjang hayat.
Sementara itu, Kepala SMP Negeri 1 Gurah, Ernia Purnamawati, S.Pd., menyambut baik pelaksanaan Rakor MKKS yang disatukan dengan pembukaan MGMP. Menurutnya, sinergi kedua forum tersebut akan memperkuat komunikasi antara pengambil kebijakan di tingkat sekolah dengan para guru.
“Kolaborasi seperti ini sangat positif karena kepala sekolah dan guru memiliki visi yang sama dalam meningkatkan mutu pendidikan. Hasil-hasil diskusi MGMP nantinya akan lebih mudah diimplementasikan di sekolah karena sudah terbangun komunikasi yang baik melalui MKKS,” katanya.
Ernia berharap MGMP tidak hanya menjadi agenda rutin tahunan, tetapi benar-benar menghasilkan inovasi pembelajaran yang dapat diterapkan di kelas.
“Guru perlu terus mengembangkan kompetensi, berbagi metode pembelajaran yang efektif, dan memanfaatkan teknologi secara bijak. Dengan begitu, peserta didik akan memperoleh pengalaman belajar yang lebih berkualitas dan mampu menghadapi tantangan masa depan,” imbuhnya.(sinyo)












