Menurutnya, peternak merupakan salah satu mata rantai penting dalam menjaga ketersediaan pangan masyarakat. Karena itu, komunikasi dan pendampingan di lapangan diperlukan agar berbagai persoalan yang muncul dapat diketahui sejak dini.
Polri, lanjut Kompol Sriati, akan terus membangun komunikasi dengan masyarakat, khususnya para pelaku usaha di sektor pangan. Dukungan tersebut diberikan sesuai kapasitas kepolisian, sekaligus mendorong masyarakat agar tetap produktif dan mampu mempertahankan usaha yang telah berjalan.
“Yang paling penting bukan hanya hasil akhirnya, tetapi bagaimana usaha masyarakat ini bisa terus berjalan. Kami akan terus membangun komunikasi dengan para peternak dan membantu sesuai kapasitas kami di lapangan,” tambahnya.
Langkah tersebut menjadi gambaran bahwa ketahanan pangan dibangun dari berbagai lini. Bukan hanya melalui program berskala besar, tetapi juga dari aktivitas masyarakat sehari-hari.(sinyo)












