Mas Bhabin membaur bersama jamaah, menyapa warga, membangun komunikasi secara humanis, sekaligus memastikan kegiatan berlangsung aman dan kondusif. Dalam kesempatan tersebut, Aipda Nanang menyampaikan pesan kamtibmas agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap kebakaran, meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak agar terhindar dari kenakalan remaja, narkoba, minuman keras, balap liar dan tawuran, serta meningkatkan keamanan kendaraan guna mencegah curanmor.
Kehadiran Mas Bhabin menjadi gambaran bahwa nilai keagamaan dan kamtibmas dapat berjalan beriringan. Doa merupakan ikhtiar spiritual, sedangkan menjaga keamanan merupakan ikhtiar nyata. Melalui kedekatan dengan jamaah, Aipda Nanang tidak hanya menjalankan tugas sebagai Bhabinkamtibmas, tetapi juga membangun kepercayaan dan kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan.
Kegiatan Tahlil dan Istighosah Rebu Wekasan berlangsung aman, tertib, dan penuh kekhidmatan. Rebu Wekasan menjadi momentum untuk memperkuat doa, introspeksi, dan silaturahmi, sementara kehadiran Mas Bhabin menjadi jembatan untuk memperkuat kepedulian kamtibmas. Dari masjid menebar doa, dari silaturahmi tumbuh kepedulian, dan dari kebersamaan lahir keamanan. Ayo Jogo Lamongan.(dev)












