“Jamnas ini bukan hanya tentang mengikuti perkemahan, tetapi bagaimana anak-anak belajar mandiri, disiplin, bertanggung jawab, berani berkomunikasi, serta mampu membangun persaudaraan dengan Pramuka dari seluruh Indonesia,” ujar Binti, Minggu (16/8/2026).
Menurutnya, pengalaman selama mengikuti Jamnas diharapkan dapat menjadi bekal bagi peserta ketika kembali ke sekolah dan lingkungan masing-masing.
“Kami berharap mereka pulang bukan hanya membawa cerita dan pengalaman, tetapi juga membawa semangat baru untuk diterapkan di sekolah, keluarga, dan masyarakat. Mereka adalah generasi penerus yang harus memiliki karakter kuat, keterampilan, dan rasa percaya diri,” imbuhnya.
Bagi kontingen Kabupaten Kediri, Jamnas XII juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi daerah sekaligus memperluas jejaring persahabatan dengan Pramuka dari seluruh penjuru Indonesia.
Pertemuan nasional yang digelar setiap lima tahun ini menjadi salah satu momentum penting dalam pembinaan Pramuka Penggalang. Ribuan peserta berkumpul dalam satu semangat: belajar, berkarya, berinovasi, dan membangun persaudaraan tanpa sekat daerah.
Bagi 32 Pramuka Penggalang Kabupaten Kediri, perjalanan ke Cibubur bukan sekadar membawa nama daerah. Mereka membawa semangat untuk belajar lebih luas, menempa kemandirian, mengukir pengalaman nasional, dan pulang sebagai Pramuka yang lebih siap menghadapi tantangan masa depan. (sinyo)












