Disdik Kediri Gencarkan Home Visit, Tekan ATS hingga 48,8 Persen, Bidik Zero ATS

admin
Img 20260827 Wa0006

Mediaciber.net.Kediri

Pemerintah Kabupaten Kediri tak ingin satu pun anak kehilangan kesempatan untuk mengenyam pendidikan. Persoalan Anak Tidak Sekolah (ATS) kini ditangani dengan pendekatan langsung ke akar masalah, salah satunya melalui program home visit atau kunjungan langsung ke rumah anak dan keluarga sasaran.

Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemkab Kediri untuk memangkas angka ATS sekaligus memastikan anak-anak tetap memiliki akses terhadap pendidikan yang layak.

Strategi penjangkauan ini diperkuat melalui gerakan 1 GTK 1 ATS, yakni satu guru atau tenaga kependidikan bertanggung jawab membantu menangani satu anak tidak sekolah. Para tenaga pendidikan tidak sekadar mencatat data, tetapi turun langsung untuk mencari tahu alasan seorang anak berhenti atau tidak melanjutkan sekolah.

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Kediri Mohamad Solikin menegaskan, pendidikan merupakan hak dasar setiap anak yang harus dipenuhi secara bersama-sama.

“Kita harus memastikan anak-anak di Kabupaten Kediri mendapatkan hak untuk tumbuh, berkembang dan memperoleh pendidikan,” kata Solikin saat menghadiri Pengumuman dan Awarding Home Visit ATS Award 2026 di Gedung Bagawanta Bhari, Rabu (26/8).

Menurutnya, persoalan ATS tidak bisa dilihat hanya dari sisi pendidikan. Di lapangan, terdapat berbagai faktor yang saling berkaitan, mulai dari kondisi sosial hingga kemampuan ekonomi keluarga.

Karena itu, penanganan ATS membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Pemerintah, sekolah, guru, keluarga hingga lingkungan sekitar harus bergerak bersama agar anak yang sempat keluar dari sistem pendidikan dapat kembali mendapatkan haknya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maling yo..!!