“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap sumber api sekecil apa pun. Puntung rokok yang terlihat sepele bisa menjadi pemicu kebakaran ketika dibuang di dekat bahan yang mudah terbakar, terlebih dalam kondisi angin kencang,” ujar Kaleb.
Menurutnya, keberadaan tumpukan kayu kering membuat api berpotensi menjalar dengan cepat. Karena itu, masyarakat maupun pemilik usaha diminta memperhatikan penataan material yang mudah terbakar serta memastikan tidak ada sumber api di sekitarnya.
“Yang paling penting adalah pencegahan. Jangan sampai kelalaian kecil menimbulkan kerugian yang lebih besar, bahkan membahayakan keselamatan warga,” tegasnya.
Dalam kejadian tersebut, luas area yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 19 x 30 meter.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp20 juta, sementara aset yang berhasil diselamatkan diperkirakan senilai Rp55 juta.
Kaleb juga mengapresiasi respons cepat petugas Damkar Kabupaten Kediri yang langsung bergerak setelah menerima laporan.
“Kami terus mengingatkan jajaran untuk memberikan respons cepat setiap ada laporan kebakaran. Kecepatan penanganan sangat menentukan agar api tidak semakin meluas dan kerugian bisa ditekan,” pungkasnya.
Masyarakat diimbau segera melaporkan apabila melihat tanda-tanda kebakaran dan tidak melakukan tindakan yang justru dapat membahayakan diri sendiri.(sinyo)












