Paguyuban pun mendesak agar kebijakan tersebut dikaji ulang. Mereka berharap ada ruang negosiasi yang lebih adil dan transparan. Bahkan, jika ditemukan aturan yang tidak sejalan dengan Peraturan Daerah (Perda), para pedagang meminta kebijakan tersebut ditinjau kembali.
Menanggapi aksi protes tersebut, Direktur Utama Perumda Pasar Joyoboyo Kota Kediri, Djauhari Luthfi atau Lutfi Takdir Jauhari, menegaskan pihaknya tidak pernah menutup ruang komunikasi dengan para pedagang.
Menurut Djauhari, sebelumnya telah ada kesepakatan agar keberatan dan aspirasi pedagang disampaikan secara resmi melalui surat tertulis. Surat tersebut nantinya akan menjadi dasar bagi manajemen Perumda Pasar untuk melakukan kajian teknis sebelum dilaporkan kepada Wali Kota Kediri selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM).
“Sebetulnya kemarin sudah disepakati agar mereka mengirim surat resmi kepada kami, sehingga bisa menjadi dasar kami untuk menyusun laporan dan kajian ke KPM. Namun sampai saat ini teman-teman pedagang belum menyampaikan suratnya, tapi tiba-tiba sudah memasang banner,” jelas Djauhari.
Meski suasana sempat memanas dengan munculnya sejumlah poster dan spanduk protes, Djauhari memastikan aktivitas perdagangan di Pasar Pahing tetap berlangsung normal.
Pedagang masih menjalankan aktivitas jual beli seperti biasa dan tidak ada gangguan yang berdampak langsung terhadap operasional pasar.
“Kondisinya pedagang tetap berdagang seperti biasa dan sebetulnya tidak ada masalah yang mengganggu aktivitas pasar. Kami dan koordinator pasar selalu berkoordinasi dengan mereka,” tambahnya.
Djauhari mengatakan Perumda Pasar Joyoboyo akan kembali membuka komunikasi dengan Paguyuban Pedagang Pasar Pahing untuk menampung aspirasi secara langsung dan mencari jalan keluar bersama.
Namun, munculnya aksi protes di Pasar Pahing menjadi sorotan tersendiri. Setelah polemik Pasar Bandar sempat memanas akibat buntunya kesepakatan antara pedagang dan Perumda Pasar Joyoboyo, kini gejolak serupa kembali muncul di pasar tradisional lainnya di Kota Kediri.(sinyo)












