Mediaciber.net.Kediri
Pemerintah Kabupaten Kediri terus memperkuat upaya penanganan Tuberkulosis (TBC), tidak hanya melalui pengobatan pasien, tetapi juga dengan memastikan kebutuhan gizi keluarga terdampak tetap terpenuhi serta mempercepat penemuan kasus baru di masyarakat.
Melalui Dinas Sosial berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, sebanyak 45 keluarga pasien TBC di Kecamatan Mojo menerima bantuan sosial berupa paket sembako, Selasa (15/9). Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan dan asupan gizi pasien selama menjalani pengobatan.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, Bambang Triyono Putro, mengatakan kecukupan gizi dan daya tahan tubuh menjadi faktor penting yang perlu diperhatikan selama pasien menjalani pengobatan TBC.
“Harapannya, dengan bantuan ini daya tahan tubuh pasien meningkat, gizinya tercukupi, sehingga dapat mempercepat proses penyembuhan,” ujarnya.
Namun, penanganan TBC di Kabupaten Kediri tidak berhenti pada pasien yang telah terdiagnosis. Dinas Kesehatan juga menggencarkan Active Case Finding (ACF) atau penemuan kasus secara aktif untuk menemukan penderita TBC sedini mungkin.
Masyarakat yang diduga mengalami gejala TBC menjalani pemeriksaan guna mendeteksi kemungkinan kasus sekaligus mencegah penularan lebih luas. Salah satu pemeriksaan dilakukan melalui skrining menggunakan pemeriksaan radiologis atau rontgen.
Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam memutus rantai penularan TBC dan mendukung target eliminasi TBC pada 2030.












