“Prestasi ini bukan hanya menjadi kebanggaan bagi kedua anak, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi keluarga besar SMPN 1 Kandat. Kami berharap pencapaian ini dapat menjadi inspirasi bagi siswa yang lain untuk terus berlatih, berprestasi, dan mengembangkan bakat masing-masing,” katanya.
Insiyah juga menekankan bahwa sekolah akan terus memberikan dukungan terhadap siswa yang memiliki potensi di berbagai bidang.
“Sekolah akan terus mendukung dan memberikan ruang bagi anak-anak untuk berkembang, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik. Setiap anak memiliki potensi yang berbeda, dan tugas kita bersama adalah mendampingi serta memberikan kesempatan agar potensi tersebut dapat berkembang secara maksimal,” ungkapnya.
Menurutnya, dunia olahraga juga mengajarkan banyak nilai penting kepada para pelajar, seperti disiplin, sportivitas, tanggung jawab, keberanian, kerja keras, serta kemampuan mengendalikan diri.
“Karate bukan hanya tentang menang dan kalah. Di dalamnya ada proses pembentukan karakter. Anak-anak belajar disiplin, menghormati lawan, menaati aturan, berani menghadapi tantangan, serta tetap rendah hati ketika meraih kemenangan,” imbuhnya.
Dua Juara, Satu Semangat untuk Terus Berprestasi
Prestasi Khansa dan Berliana sekaligus menjadi catatan positif bagi SMPN 1 Kandat dalam mendorong pengembangan bakat dan prestasi peserta didik.
Kemenangan tersebut diharapkan tidak membuat kedua atlet muda itu cepat berpuas diri. Sebaliknya, capaian tersebut menjadi pijakan untuk terus meningkatkan kemampuan dan menghadapi kompetisi-kompetisi berikutnya.
Khansa Rahmanida dan Berliana Nur Risnant telah membuktikan bahwa usia muda bukan halangan untuk berprestasi. Dengan latihan, disiplin dan keberanian, dua srikandi SMPN 1 Kandat berhasil membawa pulang gelar juara sekaligus mengharumkan nama sekolah di ajang karate.(sinyo)












