Sekolah Rusak Diburu, Pemkab Kediri Gelontorkan Rp20 Miliar untuk Rehabilitasi

admin
Img 20260921 Wa0005

Salah satu proyek rehabilitasi dengan nilai anggaran terbesar berada di SDN Bedali 1, Desa Bedali, Kecamatan Ngancar.

Sekolah tersebut mendapat rehabilitasi terhadap enam ruangan dengan nilai anggaran lebih dari Rp1 miliar. Kondisi bangunan yang dinilai cukup parah membuat sekolah tersebut menjadi salah satu lokasi dengan penanganan terbesar.

“Kita yang besar itu di SDN Bedali. SDN Bedali Ngancar itu lebih dari Rp1 miliar ya anggarannya. Karena merehab semua ruang, enam ruang itu kita rehab. Termasuk yang revit itu yang parah ya lebih satu miliar,” ungkap Muhsin.

Kasi Sarpras SD Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, Anang Tri Asmono, mengatakan pada jenjang sekolah dasar terdapat 38 titik yang mendapatkan program rehabilitasi.

Khusus SDN Bedali 1, pekerjaan enam ruangan masih berlangsung. Proyek tersebut ditargetkan rampung pada November atau paling lambat awal Desember 2026.

“Yang paling parah ya di Bedali itu rehab enam kelas dan saat ini tengah dalam proses pengerjaan, Insyaallah selesai November atau awal Desember ini,” ujarnya.

Selama pekerjaan berlangsung, aktivitas belajar mengajar siswa SDN Bedali 1 untuk sementara dipindahkan ke Balai Desa Bedali, yang lokasinya berada tepat di samping sekolah.

Program rehabilitasi tidak berhenti di jenjang SD. Pada tingkat SMP, Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri mencatat 59 sekolah mendapatkan program rehabilitasi melalui APBD Tahun Anggaran 2026.

Lingkup pekerjaan di setiap sekolah kembali disesuaikan dengan kondisi bangunan. Bagian yang rusak menjadi prioritas untuk diperbaiki, sementara konstruksi yang masih layak tetap dimanfaatkan.

Dengan pola tersebut, pemerintah daerah berupaya mengarahkan anggaran agar digunakan sesuai kebutuhan nyata di lapangan, bukan sekadar mengganti seluruh bangunan.(sinyo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maling yo..!!