Sebelum penanaman dimulai, bantuan benih jagung diserahkan secara simbolis kepada perwakilan petani. Setelah itu, Kapolres Kediri bersama petani dan sejumlah pihak yang hadir turun ke lahan dan melakukan penanaman jagung secara langsung.
Ketua HKTI Kabupaten Kediri, Sumadianto, menegaskan bahwa penguatan sektor pertanian membutuhkan dukungan yang menyeluruh. Menurutnya, bantuan benih dan pupuk harus diikuti dengan pendampingan teknologi, kemudahan akses sarana produksi, hingga kepastian pemasaran hasil panen.
“Petani punya peran besar dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat. Karena itu, dukungan terhadap sektor pertanian perlu kita jaga bersama, termasuk dari penanaman, perawatan, panen sampai pemasaran hasilnya,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Kediri AKBP Muh Wahyudin Latif memastikan kepolisian siap memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, HKTI, penyuluh, dan kelompok tani dalam mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Kediri.
“Polri siap bersinergi dengan pemerintah daerah, HKTI, penyuluh dan kelompok tani untuk mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Kediri. Kita ingin lahan pertanian tetap produktif dan hasilnya bisa memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan, kolaborasi tersebut tidak hanya dilakukan pada tahap penanaman, tetapi juga mencakup proses budidaya hingga pemasaran hasil pertanian.
Dengan sinergi lintas sektor tersebut, pemerintah berharap produktivitas lahan pertanian di Kabupaten Kediri terus meningkat, sekaligus menjaga keberlanjutan usaha petani dan memperkuat ketahanan pangan daerah.(sinyo)












