Bukan untuk Dikucilkan! 195 ODGJ Unjuk Bakat di Jambore Kesehatan Jiwa Kabupaten Kediri

admin
Img 20261031 Wa0006

Mediaciber.net.Kediri

Gangguan kesehatan jiwa bukan alasan untuk kehilangan kesempatan hidup mandiri dan berkarya. Pesan itulah yang digaungkan Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Jambore Kesehatan Jiwa 2026. Sebanyak 195 orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) diberi ruang untuk menunjukkan bakat, kreativitas, sekaligus membangun kembali kepercayaan diri di tengah masyarakat.

Mengusung tema “Dengarkan Suaranya, Pahami Keunikannya, Hadirkan Perubahannya”, kegiatan tersebut digelar di Taman Hijau Simpang Lima Gumul (SLG), Jumat (30/10). Total terdapat 390 peserta yang terlibat, terdiri dari 195 penyandang gangguan jiwa dan 195 pendamping.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Kediri ingin menegaskan bahwa penyandang gangguan jiwa bukan kelompok yang harus dijauhi atau dikucilkan. Mereka memiliki hak yang sama untuk diterima, memperoleh kesempatan, mengembangkan potensi, dan menjalani kehidupan secara mandiri.

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana melalui Kepala Dinas Kesehatan Ahmad Khotib menyampaikan, Jambore Kesehatan Jiwa menjadi salah satu langkah untuk membangkitkan motivasi sekaligus kepercayaan diri para penyandang gangguan jiwa.

“Karena bagaimanapun mereka adalah saudara-saudara kita yang harus tidak kita diskriminasi, harus kita terima, dan kita mandirikan,” katanya.

Menurut Ahmad Khotib, penerimaan lingkungan dan dukungan lintas sektor menjadi faktor penting dalam membangun kemandirian penyandang gangguan jiwa. Mereka tidak cukup hanya mendapatkan pelayanan medis, tetapi juga membutuhkan ruang sosial agar bisa berinteraksi dan menunjukkan kemampuan dirinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maling yo..!!