Mediaciber.net.Kediri
Pemerintah Kabupaten Kediri menggelontorkan anggaran sekitar Rp20 miliar dari APBD 2026 untuk membenahi sarana dan prasarana pendidikan. Puluhan sekolah di berbagai jenjang mendapat program rehabilitasi dengan penanganan yang disesuaikan tingkat kerusakan masing-masing bangunan.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, Mokhamat Muhsin, mengatakan anggaran tersebut dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan perbaikan fasilitas pendidikan mulai dari kerusakan ringan hingga berat.
“Dari APBD ada Rp20 miliar semua. Lebih, Rp20-an untuk semua jenjang,” kata Muhsin, Senin (21/9/2026).
Muhsin menegaskan, program rehabilitasi sekolah bukan berarti seluruh bangunan harus dibongkar dan diganti dengan material baru. Bagian bangunan yang masih kokoh dan layak digunakan tetap dipertahankan.
Penjelasan ini sekaligus untuk meluruskan anggapan masyarakat yang melihat material lama masih digunakan dalam proyek rehabilitasi.
“Jadi, ini agar masyarakat bisa paham. Kadang ada keluhan, ‘Lho, ini rehab kok bahan kayu-kayu lama kok dipasang lagi?’ Ya memang kalau rehab itu yang diperbaiki kan yang rusak-rusak, yang masih utuh, yang masih bagus dipakai lagi,” jelasnya.
Sebelum rehabilitasi dilakukan, kondisi bangunan sekolah terlebih dahulu dinilai oleh tim. Tingkat kerusakan menjadi dasar untuk menentukan jenis pekerjaan sekaligus besaran anggaran yang dibutuhkan.
Karena itu, nilai proyek di setiap sekolah tidak sama. Ada sekolah yang hanya membutuhkan perbaikan pada ruang tertentu, sementara sekolah dengan tingkat kerusakan lebih parah membutuhkan penanganan lebih besar.
“Sekolah itu ada yang misalnya hanya perbaikan perpustakaan, ada yang membangun perpustakaan, kamar mandi. Tergantung ya. Bergantung ya, ada yang Rp150 juta, sesuai tingkat kerusakan, ada yang Rp300 juta,” terangnya.
Untuk proyek dengan nilai besar, pengadaan dilakukan melalui mekanisme lelang. Sedangkan pekerjaan dengan nilai lebih kecil, sekitar Rp100 juta hingga Rp200 juta, dilakukan melalui mekanisme pengadaan langsung sesuai ketentuan.












