Diduga Tidak Paham UU KIP, Temuan dan Surat Konfirmasi Media Belum Direspon Pejabat Disdik Kab. Bogor   

mediaciberjabar
Img 20221101 Wa0010

“Ya nggak ada pak, konsultan paling-paling 1/2 jam atau 1 jam, sekali kali datang, ” ujar Suratno.

Kepala tukang ini juga menambahkan, terkait uji slump dan pengambilan sample mutu adukan coran yang dicetak dalam gugus kubus ukuran 15cm x 15cm juga tidak dilakukan.

“Terkait itu (uji slump-gugus kubus_red) tidak ada arahan,” terang nya.

Terpisah, konsultan pengawas, Ucok yang dikonfirmasi melalui chat WhatsApp mengatakan, adukan beton menggunakan manual.

“Volume beton sementara sesuai antara gambar dan lapangan, untuk pengujian mutu beton K225 saya tidak tahu, apa sudah di cek ke Lab atau belum. Beton tidak keropos, karena baru selesai di cor. Ada bagian yang tidak tertutup beton, ” balas Ucok melalui pesan WhatsApp, Rabu (12/10).

Disinggung terkait komposisi dari coran beton site mix yang digunakan, selaku konsultan pengawas Ucok mengatakan darinya hanya memperhatikan.

“Yang saya perhatikan waktu membuat adukan, 1pc, 8ps, 10kr, ” balas nya.

Untuk diketahui, proyek RKB di SDN Putat Nutug 03 Kec. Ciseeng ini menelan anggaran Rp896.356.000,800. Bertindak sebagai pihak penyedia jasa CV. BERKAH MITRA MANDIRI dan konsultan pengawas CV.ARKONS SATYA KONSULTAN dengan masa pekerjaan kurang lebih 3 bulan (1 September-29 November).

Hingga berita ini ditayangkan media terus melakukan verifikasi lebih lanjut kepada pihak terkait. (Bb/team)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maling yo..!!