Tak hanya di rel kereta api cerme, petugas gabungan juga melanjutkan operasi pekat di exit tol manyar, dan menjaring 2 anak punk perempuan.
5 anak jalanan yang terjaring nanti akan dibawa ke Selter Dinsos Gresik untuk didata dan dibina. Petugas Dinsos Kabupaten Gresik Alfi mengatakan, “semua anak punk yang terjaring akan didata dulu di kantor satpol pp.
“Nantinya kami assesment, cek ada KTP tidak. Apabila memiliki KTP Gresik, maka akan dihubungi keluarganya agar bisa kembali dan tidak turun ke jalan. Kita juga menawarkan program pelatihan kepada mereka,” kata Alfi.(aji)










