Tidak hanya Habib Syech, agenda yang bertajuk Gresik Bershalawat itu juga turut mengundang para habaib dan tokoh agama. Di antaranya Habib Hasan bin Abdullah Assegaf, Habib Abu Bakar bin Ali Assegaf, Habib Ahmad bin Abu Bakar Assegaf, Habib Ismail, dan kiai kondang KH. Miftah Maulana Habiburrahman (Gus Miftah), Ketua MUI Gresik KH. Mansyur Shodiq, KH. Fathoni Abdus Syukur, Jajaran Forkopimda Gresik, dan Ahbaabul Musthofa Gresik.
Pada malam itu, Bupati Gresik H. Fandi Akhmad Yani berdoa didepan para ribuan warganya untuk keselamatan Kabupaten Gresik. Harapannya, Gresik dapat menjadi sebuah tempat yang lebih berkah dan jauh dari kerusuhan, sehingga dapat menciptakan Gresik yang kondusif.
Selain itu, bupati yang akrab disapa Gus Yani itu juga mengingatkan bahwa Gresik tidak boleh melupakan jati dirinya sebagai kota santri.
“Kabupaten Gresik ini adalah tempat yang memiliki banyak hal, tapi jangan sampai menghilangkan jati diri kita sebagai kota santri yang berbudaya religi dan bermasyarakat akhlakul karimah sejak berabad-abad yang lalu.” ujar Gus Yani.(aji)










