Selanjutnya mengatakan, meskipun kondisi Papua secara umum saat ini relatif kondusif, namun di beberapa wilayah masih terjadi gangguan keamanan dari kelompok bersenjata. Termasuk daerah operasi yang akan kalian tempati nantinya.
“Oleh karena itu TNI harus hadir untuk membantu pemerintah, dalam upaya percepatan pembangunan kesejahteraan di wilayah Papua,” kata Panglima TNI.
Kepada para prajurit, Laksamana TNI Yudo Margono menegaskan, bahwa melaksanakan tugas operasi adalah suatu kehormatan dan kebanggaan bagi setiap prajurit TNI. Untuk itu, ia meminta kepada seluruh personel yang tergabung dalam Satgas melaksanakan amanah ini dengan sebaik-baiknya.
“Kurun waktu penugasan selama 9 bulan bukanlah tanggung jawab yang ringan. Dinamika dan ancaman di daerah operasi membutuhkan kesiapsiagaan yang terus menerus. Saya sangat yakin dan percaya kalian semua mampu menjawab kepercayaan dan amanah besar ini dengan baik,” tegas Panglima TNI.
Usai upacara, Panglima TNI beserta rombongan langsung mengecek semua perlengkapan Satgas,termasuk Alkap senjata dan perlengkapan perorangan yang akan dibawa menuju daerah penugasan. (ryt)










