Gus Yani melanjutkan, sebelumnya telah dilakulan kajian secara detail. Dan tahun ini pihaknya mulai melakukan pemasangan di 7 titik perlintasan yang berlokasi di tiga kecamatan.
“Tujuh titik itu diantaranya desa Sumari, desa Setrohadi, desa Tambak Rejo, desa Tumapel yang berada diwilayah kecamatan Duduk Sampeyan. Kemudian desa Padeg dan desa Jambu yang masuk wilayah kecamatan Cerme. Serta desa Hendrosari di kecamatan Menganti,” ujar Gus Yani.
Setelah 7 titik tuntas, lanjut Gus Yani, masih tersisa 3 titik lagi yang perlu dipasang palang perlintasan. “Kita upayakan agar dapat dipasang juga palang pintu di tiga titik tersebut,” pungkasnya.
Sementara itu, Fatchur (17) salah satu siswa SMK Negeri 1 Duduksampeyan mengaku senang dengan adanya palang pintu perlintasan itu. Dirinya adalah salah seorang diantara ratusan warga yang setiap harinya melalui jalur perlintasan kereta tersebut.
“Sekarang sudah tidak was-was lagi saat melintas. Terima kasih pak bupati yang telah peduli dengan keselamatan kami,” tuturnya. (iis)










